Mirror Talk Sebagai Upaya Meningkatkan Self-Compassion Pada Mahasiswa

Authors

  • Dinda Haniyati Rizki UIN Raden Fatah Palembang Author
  • Della Sesarisna Oktaviani UIN Raden Fatah Palembang Author
  • Nyayu Hanun Billah UIN Raden Fatah Palembang Author
  • Rizki Amelia Giska Universitas Sriwijaya Palembang Author

Keywords:

Mental Health, College Student, Eksperiment, Sosial Media, Terapi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai dampak Mirror Talk dalam meningkatkan self-compassion. Partisipan penelitian adalah mahasiswi Universitas Sriwijaya yang dipilih secara acak, dengan total 20 orang yang terbagi menjadi 10 orang dalam kelompok eksperimen dan 10 orang dalam kelompok kontrol. Pengukuran self-compassion menggunakan skala Likert Self-Compassion, dan analisis statistik dilakukan dengan bantuan SPSS versi 21.0 for Windows. Hasil analisis data menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam tingkat self-compassion pada mahasiswi Universitas Sriwijaya Palembang setelah mengikuti pelatihan Mirror Talk. Dalam uji paired t-test antara pre test dan post test, didapatkan t hitung = -4,326 (t > 2.044) dengan ???? = 0.002 (???? < 0,05). Hasil ini menunjukkan keberhasilan pelatihan Mirror Talk dalam meningkatkan self-compassion melalui berbicara dengan diri sendiri melalui media cermin.

References

Breines, J. G., & Chen, S. (2012). Self-compassion increase self-improvement motivation. Personality and Social Psychology Bulletin, 38(9): 1133-1143.

Cowan, D. G., Vanman, E. J., & Nielsen, M. (2014). Motivated empathy: The mechanics of the empathic gaze. Cognition and Emotion, 28: 1522–1530.

Duggan, M., & Brenner, J. (2013). Report, The DeMographics of Social Media Users 2012. Pew Inernet & American Life Project, Washington DC

Gilbert, P. (2010). Compassion focused therapy: Distinctive features. New York: Routledge/Taylor & Francis Group.

Hasanah, F. A., & Hidayati, F. (2016). Hubungan Antara Self-Compassion dengan Lienasi Pada Remaja (Sebuah Studi Korelasi pada Siswa SMK Negeri 1 Majalengka). Jurnal Empati, 5(4): 750-756.

Haferkamp, N., & Kramer, N. C. (2011). Social ComPassion 2.0: Examining the Effects of Online Profiles on Social Networking sites: CyberpsyChology, Behavior, and Social Networking, 14(5): 309-314.

Hay, L. L. (1991). The power of your spoken word Changes your negative self-talk and create the life You want. San Francisco, CA: Hay House.

Hidayati, F. (2013). Self Compassion (Welas Asih); Sebuah Alternatif Konsep Transpersonal Tentang Sehat Spiritual Menuju Diri yang Utuh. Jurnal Spiritualitas dan Psikologi Kesehatan. Semarang: Universitas Katolik Sugiyapranata.

Hildebrandt, T., Loeb, K., Troupe, S., & Delinsky, S. (2012). Paparan Cermin Tambahan Untuk Gangguan Makan: Sebuah Studi Percontohan Terkontrol Secara Acak. Perilaku Penelitian dan Terapi, 50: 797-804.

Mulawarman., & Nurfitri, A. D. (2017). Perilaku Pengguna Media Sosial beserta Implikasinya Ditinjau dari Perspektif Psikologi Sosial Terapan. Buletin Psikologi, 25(1): 36-44.

Neff, K. D., & Vonk, R. (2009). Self Compassion Versus Global Self Esteem: Two Different Ways Of Relating to Oneself. Journal of personality, 77(1): 23-50.

Neff, K. D. (2011). Self‐Compassion, Self‐Esteem, And Well‐Being. Social and Personality Psychology Compass, 5(1):1–12.

Ranti, Mirasyid, dkk. (2018). Mirror Talk Sebagai upaya meningkatkan Self Compassion. Psikostudia: Jurnal Psikologi Vol 7, No 1, June 2018, hlm. 22-31

Raes, F., et al. (2011). Construction and Factorial Validation of a Short Form of the Self Compassion Scale. Clinical psychology & psychotherapy, 18(3): 250-255.

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta.

Terry, M. L., & Leary, M. R. (2011). Self-compassion, Self Regulation, and Health, Self and Identity, 10(3): 352-362

Downloads

Published

30-06-2023

Similar Articles

11-20 of 64

You may also start an advanced similarity search for this article.